• Home
  • >
  • Informasi Nasabah
  • >
  • Edukasi

Edukasi

Apakah yang dimaksud dengan Reksa Dana?
Apa saja jenis-jenis Reksa Dana?
  1. Reksa Dana Pasar Uang
    Jenis reksa dana yang berinvestasi di pasar uang diantaranya deposito berjangka, Sertifikat Bank Indonesia (SBI) dan surat hutang berjangka pendek (kurang dari satu tahun). Reksa Dana ini memiliki risiko paling rendah dibanding reksa dana lainnya dan bisa menjadi pelengkap untuk tujuan investasi jangka pendek (kurang dari 1 tahun atau hingga 1 tahun) bagi investor selain deposito.

  2. Reksa dana Pendapatan Tetap
    Reksa dana ini memiliki risiko menengah dimana pertumbuhannya relatif stabil dan tidak fluktuatif, karena fokus portofolionya terdiri dari efek hutang obligasi (diterbitkan oleh pemerintah dan/atau perusahaan) dan instrumen pasar uang. Reksa dana ini umumnya digunakan untuk tujuan investasi jangka menengah (diatas 1 tahun hingga 3 atau 5 tahun).

  3. Reksa Dana Campuran
    Reksa dana ini berinvestasi pada saham dan obligasi dengan komposisi tertentu, dimana tingkat pengembaliannya (return) sedikit berfluktuasi namun pertumbuhannya relatif lebih stabil dibanding reksa dana saham. Reksa Dana campuran umumnya digunakan untuk tujuan investasi jangka menengah hingga panjang (3 tahun atau lebih).

  4. Reksa Dana Saham
    Jenis Reksa Dana yang berinvestasi di saham dengan tingkat pengembalian (return) yang bervariasi dan cenderung berfluktuasi seiring perkembangan kondisi pasar dan ekonomi. Reksa Dana ini sesuai bagi investor yang mengejar pertumbuhan nilai investasi secara optimal pada periode jangka panjang.

Apa saja manfaat berinvestasi di Reksa Dana?
Apa saja risiko berinvestasi di Reksa Dana?
Biaya yang Dikenakan
  1. Reksa Dana Pasar Uang
    Jenis reksa dana yang berinvestasi di pasar uang diantaranya deposito berjangka, Sertifikat Bank Indonesia (SBI) dan surat hutang berjangka pendek (kurang dari satu tahun). Reksa Dana ini memiliki risiko paling rendah dibanding reksa dana lainnya dan bisa menjadi pelengkap untuk tujuan investasi jangka pendek (kurang dari 1 tahun atau hingga 1 tahun) bagi investor selain deposito.

  2. Reksa dana Pendapatan Tetap
    Reksa dana ini memiliki risiko menengah dimana pertumbuhannya relatif stabil dan tidak fluktuatif, karena fokus portofolionya terdiri dari efek hutang obligasi (diterbitkan oleh pemerintah dan/atau perusahaan) dan instrumen pasar uang. Reksa dana ini umumnya digunakan untuk tujuan investasi jangka menengah (diatas 1 tahun hingga 3 atau 5 tahun).

  3. Reksa Dana Campuran
    Reksa dana ini berinvestasi pada saham dan obligasi dengan komposisi tertentu, dimana tingkat pengembaliannya (return) sedikit berfluktuasi namun pertumbuhannya relatif lebih stabil dibanding reksa dana saham. Reksa Dana campuran umumnya digunakan untuk tujuan investasi jangka menengah hingga panjang (3 tahun atau lebih).

  4. Reksa Dana Saham
    Jenis Reksa Dana yang berinvestasi di saham dengan tingkat pengembalian (return) yang bervariasi dan cenderung berfluktuasi seiring perkembangan kondisi pasar dan ekonomi. Reksa Dana ini sesuai bagi investor yang mengejar pertumbuhan nilai investasi secara optimal pada periode jangka panjang.